Marah

Waktu itu tidak akan berulang,
Kita sedang merangkai kenangan.
Suatu saat pasti akan merasakan kehilangan, saat raga dan ruh berpisah, dan sia-sia semua perkataan tidak ada lagi yang bisa didengar olehnya.

Maka jika bisa dimaafkan, maafkanlah..
Semua orang kan pasti pernah berbuat kesalahan, pernah salah, pernah khilaf..

Lebih baik memilih sabar daripada marah.
Pertama, karena pahala sabar tanpa batas.
Kedua selagi masih ada, buatlah kenangan kebaikan di setiap orang di dekat kita. Jadilah yang dikenang ketika tiada sebagai pemaaf bukan pemarah.
Ketiga, Allah bersama orang yang sabar dan Allah menjanjikan surga bagi yang menahan amarah. .
Masih mau marah?
Sudah.. sabar aja ya, maafkan.


sumber: @indadari
foto: @muslimdakwahid

Hijaber Najah:
WA 0857-6533-0110

Komentar

  1. Assalamu'alaikum kak ini cara supaya muncul di pencarian google gimanaya kak soalnya aku juga punya blogger. muslimdakwahhijrahid.blogspot.com

    BalasHapus

Posting Komentar